Kamis, 27 Juni 2013

Permainan Fisika


  1. Telur Terbang
disediakan : Telur, gelas mini (2)
cara kerja :
tempatkan telur di mulut gelas (pastikan telur tidak masuk ke dalam gelas)
 tiup telur melalui bagian atas permukaannya, maka telur akan terbang 
2. Disediakan sebuah kertas. Bagian permukaan kertas ditiup. Kertas akan bergerak ke atas. Hal ini karena, kecepatan bagian atas permukaan kertas lebih besar di banding bawah menyebabkan tekanan bagian bawah lebih besar.



Jumat, 21 Juni 2013

Science in Motion

How do scientists learn more about the world? Scientists usually follow an organized set of procedures to solve problems.
The ancient greeks believed in supernatural beings-gods and goddness-whose powers made the world work. Aristitle also investigated how objects move and why they continue moving. He believed that the speed of a falling object depends on its weight. Galileo and others came after him gradually developed new ideas about h ow to learn about the universe. 
The study of motion, forces, and energy is part of physical science. Physical sceintists also learn about elements, atoms, electricity, sound, and more.

Fisika


Fisika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang berbicara mengenai fenomena-fenomena alam yang nantinya dapat dinyatakan dengan suatu ukuran tertentu (angka dan bersatuan). 
Dalam dunia pendidikan, Fisika memiliki runtutan materi yang harus dikuasai. Pada pendidikan menengah atas,  Fisika memiliki urutan materi sebagai berikut :
Kelas X :
  1. Besaran Fisika dan Pengukurannya
  2. Hubungan antara gaya, massa, dan gerakan benda pada gerak lurus
  3. Besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan dan penerapannya dalam teknologi
  4. Mendeskripsikan sifat elastisitas bahan dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari
  5. Hukum-hukum pada fluida statik dan penerapannya
  6. Pengaruh kalor dan perpindahan kalor pada berbagai kasus nyata
  7. Cara kerja alat optik menggunakan sifat pencerminan dan pembiasan cahaya oleh cermin dan lensa

Kelas XI :
  1. Gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor
  2. Keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton
  3. Momentum, gaya, dan impuls 
  4. Usaha, perubahan energi, kekekalan momentum, dan kekekalan energi
  5. Menerapkan hukum kekekalan momentum dan kekekalan energi mekanik untuk menyelesaikan permasalahan
  6. Torsi, momentum sudut, dan momen inersia pada benda tegar 
  7. Fluida dinamik 
  8. Teori kinetik gas 
  9. Hukum-hukum termodinamika 
  10. Perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan hukum-hukum termodinamika

Kelas XIII :
  1. Gejala dan ciri-ciri gelombang 
  2. Parameter gelombang tegak dan gelombang berjalan 
  3. Menerapkan konsep dan prinsip gelombang bunyi dan cahaya
  4. Mendeskripsikan rangkaian dan prinsif kerja peralatan listrik searah (DC) dan bolak-balik (AC) dalam kehidupan sehari-hari
  5. Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi  potensial listrik 
  6. Mendeskripsikan induksi dan gaya magnetik
  7. Memformulasikan induksi listrik dan induksi magnetik 
  8. Radiasi elektromagnetik, dampaknya pada kehidupan, dan pemanfaatannya dalam teknologi
  9. Konsep kuantum dalam menjelaskan radiasi benda hitam, efek foto listrik, dan hamburan Compton
  10. Teori relativitas serta kesetaraan massa dan energi
  11. Inti atom, radioaktivitas

Hakikat Guru Profesional

Profesi pada hakikatnya menunjuk pada pekerjaan atau jabatan. Tidak semua pekerjaan disebut profesi karena ada sejumlah ciri atau persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengatakan suatu pekerjaan sebagai profesi.

Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini di jalur formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Oleh karena itu, terdapat 4 kompetensi yang diusung guna benar-benar mendapatkan guru sebagai pendidik yang profesional. Empat (4) kompetensi tersebut adalah :

1. Kompetensi Paedagogik

  • Pemahaman wawasan atau landasan pendidikan
  • Pemahaman terhadap peserta didik
  • Pengembangan kurikulum/silabus
  • Perancangan pembelajaran
  • Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis
  • Evaluasi hasil belajar
  • Pengembangan peserta didik untuk mengakutalisasikan berbagai potensi yang dimiliki

2. Kompetensi Profesional

  • Konsep struktur dan metode keilmuan/ teknologi/ seni yang menaungi/ koheren dengan materi ajar
  • Materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah
  • Hubungan konsep antar materi pelajaran terkait
  • Penerapan konsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari
  • Kompetensi secara profesional dalam konteks global dengan tetap melestarikan nilai dan budaya nasional

3. Kompetensi Kepribadian

  • Jujur
  • Hangat
  • Tidak berprasangka
  • Transparan
  • Menghargai tiap orang
  • Berpikir positif
  • Optimistik
  • Percaya diri
  • Ramah
  • Dapat dipercaya
  • Dapat diandalkan 
  • Stabil
  • Mantap dalam mengambil keputusan

4. Kompetensi Sosial

  • Berkomunikasi lisan dan tulisan 
  • Menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional
  • Bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali
  • Santun dengan masyarakat sekitar